Kegiatan Peringatan Maulid atau memperinngati hari kelahiran Nabi Muhammad SAWW serentak diadakan di seluruh Indonesia secara bergantian pada setiap bulan Rabiul Awal. Kegiatan ini banyak diisi dengan berbagai macam kegiatan positif,seperti pembacaan ayat suci Al Quran,pembacaan Riwayat Hidup Nabi,Salawat dan puji-pujian yang menunjukkan sukacita kita semua karena telah diturunkan Allah SWT ke dunia ini seorang pemberi petunjuk,pembawa ilmu pengetahuan bagi seluruh umat manusia,rahmat bagi semesta alam.
Kegiatan Peringatan Kelahiran Nabi Besar Muhammad SAWW ini juga diperingati oleh Pijar Bangsa yang memang aktif bekerja dalam bidang dakwah Islamiyah,khususnya pada bidang pengajaran tafsir Al Quran dan pendidikan spiritual yang sesuai Al Quran dan Sunnah.Acara ini diadakan di Gedung Kementrian Agama RI wilayah Jakarta Timur yang terletak di daerah Pondok Kopi,Jakarta Timur pada tanggal 2 Februari 2014 yang lalu.
Dalam acara ini disampaikan oleh penceramah bahwa saat ini banyak pihak yang membuat keruh suasana dan menciptakan kerancuan tentang makna Maulid yang sesungguhnya dan bahkan melarang bentuk-bentuk sukacita atas kelahiran Nabi Muhammad SAWW ini dalam bentuk pengadaan acara Maulid semacam ini. Tentu saja hal itu jelas menunjukkan bahwa pihak-pihak yang tidak senang diadakannya acara Maulid adalah orang-orang yang tidak mengalir rasa cinta di dalam hatinya kepada Nabi Muhammad SAWW.Meskipun mereka dalam pengakuan secara umum adalah orang-orang yang ingin menegakkan ajaran Nabi Muhammad SAWW.
Ironis,bagaimana bisa orang yang bicara ingin menegakkan ajaran tetapi tidak mau mencintai orang yang membawa ajaran tersebut.Bagaimana bisa datang dalam hatinya ketika orang-orang tersebut tidak mau mempelajari dan mendalami makna peringatan Maulid Nabi ? Inilah salah satu bentuk sumbangsih Pijar Bangsa kepada bangsa dan negara dengan memberikan informasi yang benar tentang agama dalam kehidupan spiritual setiap warga negara.
Semoga segala kegiatan Pijar Bangsa yang sesuai Al Quran dan Sunnah,akan membuka hati orang-orang yang hatinya gelap dan tidak senang atas kebenaran yang disampaikan,meskipun pada kenyataan akan semakin banyak orang tidak senang ketika kita semakin kuat menyampaikan kebenaran. Kepada Allah SWT jua kita berserah diri dan memohon pertolongan dan kepada Nabi Muhammad SAWW kita bermohon syafa'atnya.Sehingga hal-hal positif yang diberikan olehPijar Bangsa dapat terus dinikmati oleh seluruh komponen bangsa ini selama-lamanya










